Monthly Archives: Februari 2013

Guru Les Bahasa Inggris – Guru les privat ke rumah jakarta

CARA BELAJAR BAHASA INGGRIS

les privat bahasa inggris ke rumah dengan guru les privat inggris ke rumah di jakarta
Bahasa Inggris merupakan bahasa yang sudah menjadi bahasa internasional dan juga bahasa yang sebenarnya patut di pelajari di berbagai negara.


Namun banyak orang yang masih kesulitan dengan menggunakan bahasa Inggris ini dalam kehidupan sehari-hari dan juga dalam berkomunikasi dengan para orang asing.


Akan tetapi belajar bahasa Inggris dapat dengan mudah di pelajari yaitu dengan cara:

  • Mendengarkan Lagu Berbahasa Inggris


Dengan mendengarkan lagu berbahasa inggris maka anda akan terbiasa dengan kata-kata yang menggunakan bahasa inggris maka akan ikut menyanyi bahasa inggris.

  • Bermain Game Berbahasa Inggris


Game yang berbasis Inggris mungkin dapat membantu anda dalam mempelajari bahasa Inggris. Dengan game yang memiliki bahasa Inggris maka anda akan dipaksa untuk membaca petunjuk dalam penyelesaian sebuah misi tertentu.

  • Dialog Bahasa Inggris


Conversation yang baik maka akan membuat anda sangat mahir dalam menggunakan bahasa Inggris pada kehidupan sehari-hari anda.

  • Film Berbahasa Inggris


Usahakan jika anda menonton sebuah film, tontonlah film tersebut dengan menggunakan bahasa Inggris agar anda dapat lebih memahami apa yang sedang di bicarakan oleh para pemeran tokoh tersebut.

  • Baca Kamus Bahasa Inggris


Pelajarilah vocabulary atau arti kata yang terdapat dalam kamus bahasa Inggris tersebut dan mungkin dapat membantu anda dalam mempelajari bahasa Inggris.


Nah sekian cara-cara yang dapat saya bagikan kepada anda, semoga bermanfaat dan terima kasih.

Iklan

guru privat sma ke rumah, guru privat smp ke rumah, guru privat sd ke rumah

guru privat sma ke rumah, guru privat smp ke rumah, guru privat sd ke rumah, les privat sma, lesprivat smp, les privat sd, guru les sma ke rumah, guru les smp ke rumah jakarta
Banyak orang yang takut dengan pelajaran matematika. Ada juga orang yang sangat benci dengan matematika. Padahal pelajaran ini benar-benar berguna bagi kehidupant kita sehari hari, bahkan bagi orang biasa sekalipun. Matematika adalah kunci dari semua pelajaran sains, baik itu Fisika, Ekonomi, Akuntansi dan Kimia karena pelajaran tersebut tidak akan dapat kita pahami tanpa mempelajari terlebih dahulu dasarnya yaitu matematika. Ada orang yang bilang ” ilmu lain tidak bisa berkembang tanpa matematika, tetapi matematika bisa berkembang tanpa ilmu lain”. Ada juga yang bilang ” kepanjangan dari matematika adalah makin tekun makin tidak karuan”. Namun yang jadi permasalahan sekarang adalah, bagaimana cara belajar yang baik agar kita dapat menguasai ilmu matematika ini?

Harus diingat bahwa tidak ada cara mudah dan cepat untuk menguasai matematika ini. Yang ada adalah Cara yang benar dalam belajar matematika. Dibutuhkan kesabaran dan kegigihan yang tinggi untuk berusaha, tapi dengan niat yang kuat saya yakin kita bisa menguasai pelajaran matematika. Ada beberapa tips yang bisa kita tempuh agar kia bisa menguasai Matematika:

1. Luruskan Niat

Hal pertama yang harus kita lakukan adalah “Meluruskan Niat” dalam belajar matematika, janganlah kita belajar matematika hanya untuk mendapatkan nilai yang bagus sebagai syarat lulus mata ujian Matematika.Kalau cuma mau dapat nilai itu mudah tinggal nyontek aja kan bisa. Ingat tujuan kita adalah mencari ilmu, bukan mencari nilai. Kebanyakan dari kita jika telah melewati ujian/test, maka kita akan meninggalkan dan melupakan materi yang telah kita pelajari tersebut. Maka dari itu niatkan belajar matematika untuk menambah pengetahuan kita. Karena dengan belajar matematika, daya nalar otak kita akan terasah dengan baik sehingga mudah untuk menerima pelajaran yang lainnya. Ingat sekali lagi, jangan hanya berorientasi kepada Hasil ujian, tapi berorientasilah pada Proses belajarnya.
2. Kenali,lalu Cintai matematika
Point ini merupakan poin yg paling penting dalam belajar matematika. Kita akan sangat mudah mempelajari sesuatu jika kita mencintainya terlebih dahulu. Bagaimana mau mencintai matematika jika kita tidak mengenalnya? maka langkah pertama adalah kita harus mengenal dulu atau istilah anak muda PDKT dulu. Kita harus mengenal apa itu matematika?, apa fungsi matematika bagi kehidupan sehari hari?. Memang mengenal itu sulit, tapi kalau sudah niat anda pasti bisa. Jika kamu sudah mengenalnya, maka kamu akan tahu bahwa matematika sangatlah dibutuhkan dalam kehidupan sehari hari. Contoh sederhananya adalah setiap orang pasti perlu menghitung uang. Sungguh tak mungkin kita bisa hidup jauh dari matematika. Maka Tanamkanlah dalam pikiran kita bahwa matematika itu sesuatu yang berguna, indah, menarik dan sebagai teka-teki yang menyenangkan untuk dipecahkan. jika kita sudah kenal maka cintailah matematika. Jika kita telah mencintainya, Semua rumus yang kelihatannya rumit tiba-tiba akan menjadi mudah untuk dipelajari. Begitulah kekuatan cinta, kalau sudah cinta kita pasti rela memberikan segalanya demi yang kita cintai.
3. Berdoa
Sebelum kita memulai belajar matematika, ada baiknya kita berdoa agar Allah SWT memberi kemudahan bagi kita untuk memecahkan setiap persoalan yang terdapat di materi yang kita pelajari. Allah SWT itu kan Maha Pintar, maka mintalah kepada-NYA agar kita bisa memahami materi yang kita pelajari. Selain itu agar kita tetap konsisten dalam belajar dan gigih dalam berusaha, serta tidak mudah putus asa dalam belajar. Jadi selain berusaha kita juga harus berdoa.
4. Banyak Latihan dan Belajar
Tiga  point diatas akan sangat tidak berguna jika ujung ujungnya kamu tidak mengambil langkah untuk segera belajar dan banyak latihan dengan rajin dan konsisten. Terkadang ada masanya kita semangat sekali untuk belajar, namun ada juga masa-masa ketika malas sekali untuk belajar. Maka disini butuh kedisiplinan serta kekonsistenan dalam mempelajari matematika. Dalam  sehari tidak perlu meluangkan terlalu banyak untuk belajar, cukup sedikit waktu namun tetap kontinu dan konsisten. Matematika merupakan ilmu yang harus dipelajari dengan banyakin latihan membahas/mengerjakan soal-soal, karena jika kita sudah terbiasa, maka akan mudah bagi kita untuk menyelesaikan soal yang sama dikemudian hari. Selain itu hal tersebut juga bisa membuat pemahaman kita kepada matematika semakin mendalam. Kita tidak bisa belajar matematika hanya dengan membaca saja tanpa berlatih.
Setidaknya ada 6 tahap cara belajar yang baik:
a. Pahami Materi dengan rumus rumusnya
b. Kelompokan rumus rumus yang ada
c. Mulai mengerjakan soal-soal yang ada pembahasannya.
d. Kerjakan soal tadi tanpa melihat pembahasan.
e. Kerjakan soal lain yang tipenya sama.
f. Terus berlatih soal-soal yang lain.
g. Jangan hanya belajar dari satu buku, karena biasanya ada buku yang tidak menjelaskan persamaan secara detail sehingga susah untuk dipelajari. Jadi disarankan agar mencari buku referensi yang lain agar semakin mudah dalam mempelajari.
5. Tiada kata “Aku Tak Bisa” dan “Putus Asa”
Putus Asa merupakan penyakit yang paling sering ditemui setiap orang ketika berusaha untuk mendapatkan sesuatu. Ketika kita belajar matematika, hindarilah sejauh mungkin kata putus asa, ketika kita menemukan soal yang rumit,maka segera minta bantuan ke guru matematika atau ke teman yang sudah memahami. sebisa mungkin jauhkan diri dari mengucapkan kata “Aku Tak Bisa” karena hal tersebut hanya memperburuk keadaan, ketika kamu merasa bahwa kamu tidak bisa mengerjakannya, maka katakanlah “Aku Pasti Bisa“!! Berilah semangat motivasi untuk diri sendiri, karena setiap permasalahan pasti ada pemecahannya.. Ingat AKU PASTI BISA…..

6. Sabar.
Sabar dalam belajar, sabar dalam memecahkan persoalan, sabar dalam melaksanankan segala sesuatu, Ingat orang sabar disayang Tuhan.
Semoga tips-tips diatas bermanfaat. Amiin.

guru les privat sma smp sd tk ke rumah

belajar di rumah dengan guru les privat ke rumah sd smp sma belajar jadi fokus dan efektif
Belajar membaca untuk anak satu tahun apakah mungkin untuk bisa dilakukan? Menurut saya jawabannya adalah bisa. Belajar membaca tidak harus dilakukan dengan membaca huruf demi huruf, kata demi kata, akan tetapi belajar membaca bisa dilakukan dengan pengenalan terhadap gambar gambar maupun benda benda disekitar kita. Dengan mengenal gambar gambar beserta namanya, sadar tidak sadar anak sudah kita ajari membaca. Karena gambar dan kata sangat erat kaitannya. Begitu anak sudah menghafal gambar, kemudian dirangkaikan dengan kata, maka dikemudian hari akan mudah buat anak untuk belajar membaca.
Salah satu cara yang bisa digunakan untuk belajar membaca untuk anak satu tahun antara lain dengan memanfaatkan bantuan puzzle. Tentu saja puzzle yang digunakan untuk belajar membaca ini tidak seperti puzle yang biasa digunakan untuk anak yang sudah besar, akan tetapi puzle dengan gambar utuh, misalnya gambar kuda, kupu kupu, ulat dan lain sebagainya. Jadi gambar tersebut dipotong utuh, sehingga anak tinggal meletakkan pada papan puzle. Mengingat dunia anak adalah dunia bermain, maka dalam mengajari anak juga sebaiknya digunakan metode bermain. Ajak si anak bermain dengan mengulang ulang nama gambar, kemudian dilanjutkna dengan memasang potongan gambar tersebut pada papan puzle. Tentu saja pujian pada anak dikala bermain ini akan sangat membantu si anak untuk lebih semangat untuk menunjukkan bahwa dia bisa, untuk itu pujilah anak baik pada saat dia benar maupun pada saat dia salah dalam permainan ini, tentu saja pada saat salah harus dipuji dan ditunjukkan cara yang benar.
Pada saat anak sudah mulai terbiasa dan mulai mengenal gambar beserta nama-namanya, proses belajar membaca pada anak satu tahun bisa dikatakan sudah mulai berhasil, tinggal menambahkan step step selanjutnya dengan merangkaikannya dengan kata-kata.

guru les privat ke rumah di jakarta


Guru les privat ke rumah untuk jenjang sd smp sma di jakarta
YOGYAKARTA,KOMPAS.com- Keputusan Mahkamah Kontitusi bahwa Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional tak sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945 patut disyukuri. Sebab, konsep RSBI mengandung kesalahan mutlak di mana orientasi kualitas pendidikan yang dimaksud tidak menyentuh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
“Dengan RSBI, lalu bagaimana nasib anak-anak di pedalaman atau mereka yang berada di sekolah-sekolah yang tidak memungkinkan memiliki layanan pendidikan seperti itu?,” kata Ketua Dewan Pendidikan DI Yogyakarta Prof Wuryadi, Rabu (9/1/2013), di Yogyakarta.
Dengan mematok standar tertentu, otomatis RSBI tidak akan pernah menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Padahal, tujuan pendidikan adalah mencerdaskan kehidupan berbangsa, meningkatkan kesejahteraan umum, dan ikut serta melaksanakan perdamaian abadi yang adil dan makmur.
“Cita-cita RSBI jauh dari cita-cita pendidikan bangsa kita sejak awal yang peduli dengan tanah air dan kesejahteraan umum. Dengan RSBI, layanan pendidikan hanya baik untuk mereka yang memiliki kemampuan, sementara yang tidak mampu tak dilayani,” ujarnya.
Menurut Wuryadi, konsep RSBI juga merendahkan keutamaan pendidikan dalam negeri. Dengan menyebut standar internasional, seolah-olah pendidikan dalam negeri lebih rendah dan hanya sekolah bertaraf internasional yang berkualitas. Padahal, bangsa Indonesia juga memiliki modal-modal konsep pendidikan lokal yang berkualitas.
“Keputusan MK mengingatkan kita agar kembali kepada apa yang kita miliki. Selama ini kita sudah terbius dengan model-model pendidikan luar negeri. Berbagai kebijakan pemerintah pun juga lebih melayani kepentingan-kepentingan asing,” tambahnya.
Bagi Wuryadi, kualitas pendidikan menjadi salah satu penentu daya saing. Apabila kualitas pendidikan benar-benar dijaga, maka otomatis daya saing akan muncul tanpa harus meniru standar pendidikan internasional.
Wuryadi mengusulkan, pendidikan di Indonesia perlu menerapkan konsep pendidikan yang adil dengan memanfaatkan modal dan potensi dalam negeri.
Sebelumnya, Selasa kemarin, Ketua MK Mahfud MD mengabulkan permohonan para pemohon uji materiil yang terdiri dari orang tua siswa yang anaknya bersekolah di RSBI, aktivis pendidikan, guru, dosen, dan lembaga swadaya masyarakat terhadap pasal 50 ayat (3) Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Keberadaan RSBI dinilah telah mengabaikan tanggung jawab negara untuk menyediakan pendidikan berkualitas bagi semua warga negara (Kompas, Rabu, 9 Januari 2013).