Category Archives: guru les privat sd ke rumah

Info guru les privat sd smp sma ke rumah di Jakarta

Internet adalah sarana mencari Info guru les privat sd smp sma ke rumah di jakarta yang efektif dan efisien karena dengan  fasiltas ini orangtua akan mendapatkan informasi yang cukup lengkap mengenai lembaga-lembaga penyedia guru ke rumah, biaya les privat untuk jenjang atau kelas tertentu serta matapelajaran yang akan dileskan.

Info guru les privat sd smp sma ke rumah di Jakarta

salah satunya akan anda dapat di website ini, kami meyediakan info guru les yang baik dan profesional dibidangnya serta berpengalaman. anda dapat pula mengunjungi website resmi kami di www.lesprivatezigma.com disana anda dapat melakukan regitrasi secara online, pendaftran tidak dipungut biaya alias gratis.

Selain melalui website atau internet cara untuk mencari Info guru les privat sd smp sma ke rumah di Jakarta adalah dengan melalui informasi yang bertebaran dipinggir jalan berupa nomor telpon tanpa ada tulisan lembaga penyedia yang jelas, cara ini pastinya akan membuat orangtua ragu akan keberadaan lembaga tersebut, cara lainnya dengan bertanya kepada teman, saudara yang memiliki guru les privat untuk anaknya, dari referensi ini mungkin lebih baik karena sudah ada yang menggunakan dan bukti yang nyata.

Cara mencari Info guru les privat sd smp sma ke rumah di Jakarta yang terakhir tadi efektif akan tetapi biasanya guru les nya akan sulit untuk diminta waktunya karena faktor jadwal yang tidak cocok, jarak rumah siswa dengan guru yang mungkin tidak dekat dan mungkin saja kebutuhan yang minta adalah guru dengan gender tertentu.  sehingga pilihan yang rasional tetaplah melalui lembaga penyedia guru les privat.

guru privat sd smp sma ke rumah di jakarta

GURU PRIVAT SD – GURU PRIVAT SMP – GURU PRIVAT SMA DATANG KE RUMAH WILAYAH JAKARTA DSK

Guru Privat banyak dicari dan dibutuhkan oleh orangtua untuk membantu membimbing putra / putri nya saat ini, guru privat yang sering dicari seperti guru privat matematika, guru privat fisika, guru privat kimia dan guru privat bahasa inggris, guru privat eksata memang sangat dibuthkan karena pelajarannya yang sulit untuk dipahami oleh sebagaian besar siswa.

 Namun adapula orang tua yang membutuhkan guru privat untuk semua pelajaran tidak hanya materi eksakta biasanya untuk les privat jenjang sekolah dasar (SD), untuk jenjang sekolah menengah pertama (SMP) orangtua membutukan guru les privat matematika, IPA yang terdiri dari fisika dan kimia dan guru les privat bahasa inggris.

 Zigma privat sebagai lembaga penyedia guru privat yang terpercaya menyediakan guru privat SD, guru privat SMP dan guru Privat SMA, namun juga  menyediakan guru privat untuk jenjang mahasiswa dan  umum, bisanya les privat mahasiswa meliputi materi matematika dasar, akuntansi , bahasa inggris dan mandarin. untuk umum les privat matematika dasar (TPA) untuk kenaikan jabatan, tes PNS, tes Masuk kerja, les privat akuntansi untuk karyawan, les privat bahasa inggris juga mandarin.

 Mengapa harus guru privat yang datang ke rumah ?

guru privat datang ke rumah anda lebih efisien, karena putra/i tidak perlu ke luar rumah sehingga aman, efektif karena dengan 1 guru satu siswa ( one to one) siswa lebih fokus, terbuka terhadap masalah yang dihadapi dan terpantau dengan seksama.

 Zigma privat menyediakan guru les yang profesional yang menguasai materi dan sesuai dengan background study nya dari ptn di jakarta seperti UNJ, UI, IKIP dll, orangtua dapat memilih guru yang disukai apakah wanita/pria. wilayah jangkauan guru-guru kami meliputi jakarta barat, jakarta selatan, jakarta timur, jakarta pusat, jakarta utara, depok, dan bekasi.

 Berikut di bawah ini adalah list daftar nama-nama serta jumlah kelurahan yang dipimpin lurah, kecamatan yang dipimpin camat dan kotamadya / kodya yang dipimpin oleh walikota yang ada di lingkungan ruang lingkup wilayah Propinsi/Provinsi DKI Jakarta Indonesia.

No. Kelurahan – Kecamatan – Kodya/Kotamadya

1. Gambir – Gambir – Jakarta Pusat

2. Kebon Kelapa – Gambir – Jakarta Pusat

3. Petojo Utara – Gambir – Jakarta Pusat

4. Duri Pulo – Gambir – Jakarta Pusat

5. Cideng – Gambir – Jakarta Pusat

6. Petojo Selatan – Gambir – Jakarta Pusat

7. Bendungan Hilir – Tanah Abang – Jakarta Pusat

8. Karet Tengsin – Tanah Abang – Jakarta Pusat

9. Kebon Melati – Tanah Abang – Jakarta Pusat

10. Kebon Kacang – Tanah Abang – Jakarta Pusat

11. Kampung Bali – Tanah Abang – Jakarta Pusat

12. Petamburan – Tanah Abang – Jakarta Pusat

13. Gelora – Tanah Abang – Jakarta Pusat

14. Menteng – Menteng – Jakarta Pusat

15. Pegangsaan – Menteng – Jakarta Pusat

16. Cikini – Menteng – Jakarta Pusat

17. Kebon Sirih – Menteng – Jakarta Pusat

18. Gondangdia – Menteng – Jakarta Pusat

19. Senen – Senen – Jakarta Pusat

20. Kwitang – Senen – Jakarta Pusat

21. Kenari – Senen – Jakarta Pusat

22. Paseban – Senen – Jakarta Pusat

23. Kramat – Senen – Jakarta Pusat

24. Bungur – Senen – Jakarta Pusat

25. Cempaka Putih Timur – Cempaka Putih – Jakarta Pusat

26. Cempaka Putih Barat – Cempaka Putih – Jakarta Pusat

27. Galur – Johar Baru – Jakarta Pusat

28. Tanah Tinggi – Johar Baru – Jakarta Pusat

29. Kampung Rawa – Johar Baru – Jakarta Pusat

30. Johar Baru – Johar Baru – Jakarta Pusat

31. Rawasari – Cempaka Putih – Jakarta Pusat

32. Gunung Sahari Selatan – Kemayoran – Jakarta Pusat

33. Kemayoran – Kemayoran – Jakarta Pusat

34. Kebon Kosong – Kemayoran – Jakarta Pusat

35. Cempaka Baru – Kemayoran – Jakarta Pusat

36. Harapan Mulya – Kemayoran – Jakarta Pusat

37. Sumur Batu – Kemayoran – Jakarta Pusat

38. Serdang – Kemayoran – Jakarta Pusat

39. Utan Panjang – Kemayoran – Jakarta Pusat

40. Pasar Baru – Sawah Besar – Jakarta Pusat

41. Gunung Sahari Utara – Sawah Besar – Jakarta Pusat

42. Mangga Dua Selatan – Sawah Besar – Jakarta Pusat

43. Karang Anyar – Sawah Besar – Jakarta Pusat

44. Kartini – Sawah Besar – Jakarta Pusat

45. Pinangsia – Tamansari – Jakarta Barat

46. Glodok – Tamansari – Jakarta Barat

47. Keagungan – Tamansari – Jakarta Barat

48. Krukut – Tamansari – Jakarta Barat

49. Tamansari – Tamansari – Jakarta Barat

50. Maphar – Tamansari – Jakarta Barat

51. Tangki – Tamansari – Jakarta Barat

52. Mangga Besar – Tamansari – Jakarta Barat

53. Tanah Sareal – Tambora – Jakarta Barat

54. Tambora – Tambora – Jakarta Barat

55. Roa Malaka – Tambora – Jakarta Barat

56. Pekojan – Tambora – Jakarta Barat

57. Jembatan Lima – Tambora – Jakarta Barat

58. Krendang – Tambora – Jakarta Barat

59. Duri Selatan – Tambora – Jakarta Barat

60. Duri Utara – Tambora – Jakarta Barat

61. Kalianyar – Tambora – Jakarta Barat

62. Jembatan Besi – Tambora – Jakarta Barat

63. Angke – Tambora – Jakarta Barat

64. Slipi – Palmerah – Jakarta Barat

65. Kota Bambu Selatan – Palmerah – Jakarta Barat

66. Kota Bambu Utara – Palmerah – Jakarta Barat

67. Jati Pulo – Palmerah – Jakarta Barat

68. Tomang – Grogol Petamburan – Jakarta Barat

69. Grogol – Grogol Petamburan – Jakarta Barat

70. Jelambar – Grogol Petamburan – Jakarta Barat

71. Jelambar Baru – Grogol Petamburan – Jakarta Barat

72. Wijaya Kusuma – Grogol Petamburan – Jakarta Barat

73. Tanjung Duren – Grogol Petamburan – Jakarta Barat

74. Tanjung Duren Utara – Grogol Petamburan – Jakarta Barat

75. Kemanggisan – Palmerah – Jakarta Barat

76. Palmerah – Palmerah – Jakarta Barat

77. Duri Kepa – Kebon Jeruk – Jakarta Barat

78. Kedoya Selatan – Kebon Jeruk – Jakarta Barat

79. Kedoya Utara – Kebon Jeruk – Jakarta Barat

80. Kebon Jeruk – Kebon Jeruk – Jakarta Barat

81. Sukabumi Utara – Kebon Jeruk – Jakarta Barat

82. Kelapa Dua – Kebon Jeruk – Jakarta Barat

83. Sukabumi Selatan – Kebon Jeruk – Jakarta Barat

84. Kembangan Barat – Kembangan – Jakarta Barat

85. Kembangan Timur – Kembangan – Jakarta Barat

86. Meruya Utara – Kembangan – Jakarta Barat

87. Serengseng – Kembangan – Jakarta Barat

88. Joglo – Kembangan – Jakarta Barat

89. Meruya Selatan – Kembangan – Jakarta Barat

90. Kedaung Kaliangke – Cengkareng – Jakarta Barat

91. Kapuk – Cengkareng – Jakarta Barat

92. Cengkareng Barat – Cengkareng – Jakarta Barat

93. Cengkareng Timur – Cengkareng – Jakarta Barat

94. Rawa Buaya – Cengkareng – Jakarta Barat

95. Duri Kosambi – Cengkareng – Jakarta Barat

96. Kamal – Kalideres – Jakarta Barat

97. Tegal Alur – Kalideres – Jakarta Barat

98. Pegadungan – Kalideres – Jakarta Barat

99. Kalideres – Kalideres – Jakarta Barat

100. Semanan – Kalideres – Jakarta Barat

101. Selong – Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

102. Gunung – Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

103. Kramat Pela – Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

104. Gandaria Utara – Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

105. Cipete Utara – Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

106. Melawai – Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

107. Pulo – Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

108. Petogogan – Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

109. Rawa Barat – Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

110. Senayan – Kebayoran Baru – Jakarta Selatan

111. Grogol Utara – Kebayoran Lama – Jakarta Selatan

112. Grogol Selatan – Kebayoran Lama – Jakarta Selatan

113. Cipulir – Kebayoran Lama – Jakarta Selatan

114. Kebayoran Lama Selatan – Kebayoran Lama – Jakarta Selatan

115. Kebayoran Lama Utara – Kebayoran Lama – Jakarta Selatan

116. Ulujami – Pesanggrahan – Jakarta Selatan

117. Petukangan Utara – Pesanggrahan – Jakarta Selatan

118. Petukangan Selatan – Pesanggrahan – Jakarta Selatan

119. Pondok Pinang – Kebayoran Lama – Jakarta Selatan

120. Pesanggrahan – Pesanggrahan – Jakarta Selatan

121. Bintaro – Pesanggrahan – Jakarta Selatan

122. Cipete Selatan – Cilandak – Jakarta Selatan

123. Gandaria Selatan – Cilandak – Jakarta Selatan

124. Cilandak Barat – Cilandak – Jakarta Selatan

125. Lebak Bulus – Cilandak – Jakarta Selatan

126. Pondok Labu – Cilandak – Jakarta Selatan

127. Pejaten Barat – Pasar Minggu – Jakarta Selatan

128. Pejaten Timur – Pasar Minggu – Jakarta Selatan

129. Kebagusan – Pasar Minggu – Jakarta Selatan

130. Pasar Minggu – Pasar Minggu – Jakarta Selatan

131. Tanjung Barat – Jagakarsa – Jakarta Selatan

132. Jati Padang – Pasar Minggu – Jakarta Selatan

133. Ragunan – Pasar Minggu – Jakarta Selatan

134. Cilandak Timur – Pasar Minggu – Jakarta Selatan

135. Lenteng Agung – Jagakarsa – Jakarta Selatan

136. Jagakarsa – Jagakarsa – Jakarta Selatan

137. Ciganjur – Jagakarsa – Jakarta Selatan

138. Cipedak – Jagakarsa – Jakarta Selatan

139. Srengseng Sawah – Jagakarsa – Jakarta Selatan

140. Kuningan Barat – Mampang Prapatan – Jakarta Selatan

141. Pela Mampang – Mampang Prapatan – Jakarta Selatan

142. Bangka – Mampang Prapatan – Jakarta Selatan

143. Kalibata – Pancoran – Jakarta Selatan

144. Rawajati – Pancoran – Jakarta Selatan

145. Duren Tiga – Pancoran – Jakarta Selatan

146. Cikoko – Pancoran – Jakarta Selatan

147. Pengadegan – Pancoran – Jakarta Selatan

148. Pancoran – Mampang Prapatan – Jakarta Selatan

149. Mampang Prapatan – Mampang Prapatan – Jakarta Selatan

150. Tegal Parang – Mampang Prapatan – Jakarta Selatan

151. Tebet Barat – Tebet – Jakarta Selatan

152. Tebet Timur – Tebet – Jakarta Selatan

153. Kebon Baru – Tebet – Jakarta Selatan

154. Bukit Duri – Tebet – Jakarta Selatan

155. Manggarai – Tebet – Jakarta Selatan

156. Manggarai Selatan – Tebet – Jakarta Selatan

157. Menteng Dalam – Tebet – Jakarta Selatan

158. Setiabudi – Setiabudi – Jakarta Selatan

159. Karet – Setiabudi – Jakarta Selatan

160. Karet Semanggi – Setiabudi – Jakarta Selatan

161. Karet Kuningan – Setiabudi – Jakarta Selatan

162. Kuningan Timur – Setiabudi – Jakarta Selatan

163. Menteng Atas – Setiabudi – Jakarta Selatan

164. Pasar Manggis – Setiabudi – Jakarta Selatan

165. Guntur – Setiabudi – Jakarta Selatan

166. Pisangan Baru – Matraman – Jakarta Timur

167. Utan Kayu Selatan – Matraman – Jakarta Timur

168. Utan Kayu Utara – Matraman – Jakarta Timur

169. Kayu Manis – Matraman – Jakarta Timur

170. Pal Meriam – Matraman – Jakarta Timur

171. Kebon Manggis – Matraman – Jakarta Timur

172. Kayu Putih – Pulo Gadung – Jakarta Timur

173. Jati – Pulo Gadung – Jakarta Timur

174. Rawamangun – Pulo Gadung – Jakarta Timur

175. Pisangan Timur – Pulo Gadung – Jakarta Timur

176. Cipinang – Pulo Gadung – Jakarta Timur

177. Jatinegara Kaum – Pulo Gadung – Jakarta Timur

178. Pulo Gadung – Pulo Gadung – Jakarta Timur

179. Bali Mester – Jatinegara – Jakarta Timur

180. Kampung Melayu – Jatinegara – Jakarta Timur

181. Bidara Cina – Jatinegara – Jakarta Timur

182. Cipinang Cempedak – Jatinegara – Jakarta Timur

183. Rawa Bunga – Jatinegara – Jakarta Timur

184. Cipinang Besar Selatan – Jatinegara – Jakarta Timur

185. Cipinang Besar Utara – Jatinegara – Jakarta Timur

186. Cipinang Muara – Jatinegara – Jakarta Timur

187. Pondok Bambu – Duren Sawit – Jakarta Timur

188. Duren Sawit – Duren Sawit – Jakarta Timur

189. Pondok Kelapa – Duren Sawit – Jakarta Timur

190. Malaka Jaya – Duren Sawit – Jakarta Timur

191. Malaka Sari – Duren Sawit – Jakarta Timur

192. Pondok Kopi – Duren Sawit – Jakarta Timur

193. Klender – Duren Sawit – Jakarta Timur

194. Kramat Jati – Kramatjati – Jakarta Timur

195. Batu Ampar – Kramatjati – Jakarta Timur

196. Bale Kambang – Kramatjati – Jakarta Timur

197. Kampung Tengah – Kramatjati – Jakarta Timur

198. Dukuh – Kramatjati – Jakarta Timur

199. Pinang Ranti – Makasar – Jakarta Timur

200. Makasar – Makasar – Jakarta Timur

201. Halim Perdanakusumah – Makasar – Jakarta Timur

202. Cipinang Melayu – Makasar – Jakarta Timur

203. Cawang – Kramatjati – Jakarta Timur

204. Cililitan – Kramatjati – Jakarta Timur

205. Kebon Pala – Makasar – Jakarta Timur

206. Pekayon – Pasar Rebo – Jakarta Timur

207. Cibubur – Ciracas – Jakarta Timur

208. Kelapa Dua Wetan – Ciracas – Jakarta Timur

209. Ciracas – Ciracas – Jakarta Timur

210. Susukan – Ciracas – Jakarta Timur

211. Gedong – Pasar Rebo – Jakarta Timur

212. Cijantung – Pasar Rebo – Jakarta Timur

213. Baru – Pasar Rebo – Jakarta Timur

214. Kalisari – Pasar Rebo – Jakarta Timur

215. Lubang Buaya – Cipayung – Jakarta Timur

216. Ceger – Cipayung – Jakarta Timur

217. Rambutan – Ciracas – Jakarta Timur

218. Cipayung – Cipayung – Jakarta Timur

219. Munjul – Cipayung – Jakarta Timur

220. Pondok Rangon – Cipayung – Jakarta Timur

221. Cilangkap – Cipayung – Jakarta Timur

222. Setu – Cipayung – Jakarta Timur

223. Bambu Apus – Cipayung – Jakarta Timur

224. Cakung Barat – Cakung – Jakarta Timur

225. Cakung Timur – Cakung – Jakarta Timur

226. Rawa Terate – Cakung – Jakarta Timur

227. Jatinegara – Cakung – Jakarta Timur

228. Penggilingan – Cakung – Jakarta Timur

229. Pulo Gebang – Cakung – Jakarta Timur

230. Ujung Menteng – Cakung – Jakarta Timur

231. Kalibaru – Cilincing – Jakarta Utara

232. Cilincing – Cilincing – Jakarta Utara

233. Semper Barat – Cilincing – Jakarta Utara

234. Semper Timur – Cilincing – Jakarta Utara

235. Rorotan – Cilincing – Jakarta Utara

236. Sukapura – Cilincing – Jakarta Utara

237. Marunda – Cilincing – Jakarta Utara

238. Koja Utara – Koja – Jakarta Utara

239. Koja Selatan – Koja – Jakarta Utara

240. Rawa Badak – Koja – Jakarta Utara

241. Kelapa Gading Barat – Kelapa Gading – Jakarta Utara

242. Kelapa Gading Timur – Kelapa Gading – Jakarta Utara

243. Pegangsaan Dua – Kelapa Gading – Jakarta Utara

244. Tugu Selatan – Koja – Jakarta Utara

245. Tugu Utara – Koja – Jakarta Utara

246. Lagoa – Koja – Jakarta Utara

247. Tanjung Priok – Tanjung Priok – Jakarta Utara

248. Kebon Bawang – Tanjung Priok – Jakarta Utara

249. Sungai Bambu – Tanjung Priok – Jakarta Utara

250. Papanggo – Tanjung Priok – Jakarta Utara

251. Warakas – Tanjung Priok – Jakarta Utara

252. Sunter Agung – Tanjung Priok – Jakarta Utara

253. Sunter Jaya – Tanjung Priok – Jakarta Utara

254. Pademangan Timur – Pademangan – Jakarta Utara

255. Pademangan Barat – Pademangan – Jakarta Utara

256. Ancol – Pademangan – Jakarta Utara

257. Penjaringan – Penjaringan – Jakarta Utara

258. Pejagalan – Penjaringan – Jakarta Utara

259. Pluit – Penjaringan – Jakarta Utara

260. Kapuk Muara – Penjaringan – Jakarta Utara

261. Kamal Muara – Penjaringan – Jakarta Utara

262. Pulau Untung Jawa – Kepulauan Seribu – Jakarta Utara

263. Pulau Tidung – Kepulauan Seribu – Jakarta Utara

264. Pulau Panggang – Kepulauan Seribu – Jakarta Utara

265. Pulau Kelapa – Kepulauan Seribu – Jakarta Utara

 

guru les privat sma ke rumah – guru les privat smp ke rumah – guru les privat sd ke rumah

Tujuan Pembelajaran Matematika guru les privat sma ke rumah – guru les privat smp ke rumah – guru les privat sd ke rumah, guru les privat matematika sd ke rumah, guru les privat matematika smp ke rumah, guru les privat matematika sma ke rumah di jakarta
A. Hakikat Matematika
Banyak ahli yang mengartikan pengertian matematika baik secara umum maupun secara khusus. Herman Hudojo menyatakan bahwa: “matematika merupaka ide-ide abstrak yang diberi simbol-simbol itu tersusun secara hirarkis dan penalarannya dedukti, sehingga belajar matematika itu merupakan kegiatan mental yang tinggi.”.[1]Sedangkan James dalam kamus matematkanya menyatakan bahwa “Matematika adalah ilmu tentang logika mengenai bentuk, susunan, besaran dan konsep-konsep berhubungan lainnya dengan jumlah yang banyak yang terbagi  ke dalam tiga bidang, yaitu aljaar, analisis dan goemetri.”[2]
Paling dalam Mulyono Abdurahman mengemukakan bahwa matematika adalah suatu ara untuk menemukan jawaban terhadap masalah yang dihadapi manusia; suatu cara menggunakan informasi, menggunakan pengetahuan tentang betuk dan ukuran, menggunakan pengetahuan tentang menghitung, dan yang paling penting adalah memikirkan dalam diri manusia itu sendiri dalam melihat dan menggunakan hubungan-hubungan.[3]
Matematika dikenal sebagai ilmu dedukatif, karena setiap metode yang digunakan dalam mencari kebenaran adalah dengan menggunakan metode deduktif, sedang dalam ilmu alam menggunakan metode induktif atau eksprimen. Namun dalam matematika mencari kebenaran itu bisa dimulai dengan cara deduktif, tapi seterusnya yang benar untuk semua keadaan hars bisa dibuktikan secara deduktif, karena dalam matematika sifat, teori/dalil belum dapat diterima kebenarannya sebelum dapat dibuktikan secara deduktif.
Matematika mempelajari tentang keteraturan, tentang struktur yang terorganisasikan, konsep-konsep matematika tersusun secara hirarkis, berstruktur dan sistematika, mulai dari konsep yang paling sederhana sampai pada konsep paling kompleks.
Dalam matematika objek dasar yang dipelajari adalah abtrak, sehingg disebut objek mental, objek itu merupakan objek pikiran. Objek dasar itu meliputi:
  1. Konsep, merupakan suatu ide abstrak yang digunakan untuk menggolongkan sekumpulan obejk. Misalnya, segitiga merupakan nama suatu konsep abstrak. Dalam matematika terdapat suatu konsep yang penting yaitu “fungsi”, “variabel”, dan “konstanta”. Konsep berhubungan erat dengan definisi, definisi adalah ungkapan suatu konsep, dengan adanya definisi ornag dapat membuat ilustrasi atau gambar atau lambing dari konsep yang dimaksud.
  2. Prinsip, merupakan objek matematika yang komplek. Prinsip dapat terdiri atas beberapa konsep yang dikaitkan oleh suatu relasi/operasi, dengan kata lain prinsip adalah hubungan antara berbagai objek dasar matematika. Prisip dapat berupa aksioma, teorema dan sifat.
  3. Operasi, merupakan pengerjaan hitung, pengerjaan aljabar, dan pengerjaan matematika lainnya, seperti penjumlahan, perkalian, gabungan, irisan. Dalam matematika dikenal macam-macam operasi yaitu operasi unair, biner, dan terner tergantungd ari banyaknya elemen yang dioperasikan. Penjumlahan adalah operasi biner karena elemen yang dioperasikan ada dua, tetapi tambahan bilangan adalah merupakan operasi unair karena elemen yang dipoerasika hanya satu.[4]
  1. B. Tujuan Pengajaran Matematika
Dalam kegiatan belajar mengajar, dikenal adanya tujuan pengajaran, atau yang sudah umum dikenal dengan tujuan instruksional. Bahkan ada juga yang meyebutnya pembelajaran.
Pengajaran merupakan perpaduan dari dua aktivitas mengajar dan aktivitas belajar. Aktivitas menghajar menyangkut peranan guru dalam konteks mengupayakan terciptanya jalinan komunikasi harmonis antara belajar dan mengajar. Jalinan komunikasi ini menjadi indikator suatu aktivitas atau proses pengajaran yang berlangsung dengan baik.
Dengan demikian tujuan pengajaran adalah tujuan dari suatu proses interaksi antara guru dan siswa dalam kegiatan belajar mengajar dalam rangka mencapai tujuan pendidikan.
Matematika sebagai salah satu ilmu dasar, dewasa ini telah berkembang pesat baik meteri maupun kegunaannya. Mata pelajaran matematika verfungsi melambnagan kemampuan komunikasi dengan menggambarkan bilangan-bilangan dan simbol-simbol serta ketajaman penalaran yang dapat memberi kejelasan dan menyelesaikan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari.
Adapun tujuan dari pengajaran matematika adalah:
  1. Mempersiapkan siswa agar sanggup menghadapi perubahan keadaan dan pola piker dalam kehidupan dan dunia selalu berkembang, dan
  2. Mempersipakn siswa meggunakan matematika dan pola piker matematika dalam kehidupan sehari dan dalam mepelajari berbagai ilmu pengetahuan.[5]
Dari uraian di atas jelas bahwa kehidupan I dunia ini akan terus sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi/ oleh karena itu siswa harus memiliki kemampuan memperoleh, memilih dan mengelola informasi untuk bertahan pada keadaan yang selalu berubah. Kemampuan ini membutuhkan pemikiran yang kritis, sistematis, logis, kratif dan kemamuan bekerja sama yang efektif. Dengan demikian, maka seorang guru harus terus mengikuti perkembangan matematika dan selalu berusaha ahar kreatif dalam pembelajaran yang dilakukan sehingga dapat membawa siswa ke arah yang diinginkan.
Namun secara khusus tujuan kurikuler pengajaran matematika di Madrasah Aliyah yang desebutkan dalam kurikulum berbasis kompetensi adalah sebagai berikut:
  1. Melatih cara berfikir dan bernalar dalam menerik kesimpulan, misalnya melalui kegiatan penyelidikan, eksplorasi, eksprimen, menunjukkan kesamaan, perbedaan, konsisten dan ekonsisten.
  2. Mengembangkan aktivitas kreatif yang melibatkan imajinasi, intuisi dan penemuan dengan mengembangkan pemikiran divergen, orisinil, rasa ingin tahu, mebuat predeksi serta mencoba-coba.
  3. Mengembangkan kemampuan memecahkan masalah.
  4. Mengembangkan kemampuan menyampaikan informasi atau mengkomunikasikan gagasan antara lain melalui pembicaraan lisan, catatan ngrafik, peta, diagram dalam menjelaskan gagasan.[6]
Melatih cara berfikir dan bernalar dalam pembelajaran matematika sangatlah penting. Hal ini sejalan dnega pendapat Soedjadi bahwa “salah satu karakteristik matematika adalah berpola piker deduktif yang merupakan salah satu tujuan yang bersifat formal, yang memberi tekanan kepada penataan nalar.”[7] Meskipun pola pikir ini penting, namun dalam pembelajaran matematika terutama pada jenjang SD dan SLTP masih diperlukan pola pikir deduktif, sedangkan jenjang sekolah menengag penggunaan pola pikir induktif dalam penyajian suatu topic sudah semakn dikurangi. Di samping cara berpikir, dalam proses pembelajaran siswa juga dilatih untuk mengembagkan kreatifitasnya melalui imajinasi dan intuisi. Setiap siswa punya kemampuan yang berbeda-beda dalam memandang suatu permasalahn yang dikembangkan, inilah yang disebut dengan pemikiran divergen yang perlu terus dikembangkan.
Berdasrkan penjelasan tujuan pengajaran di atas dapat dimengerti bahwa matematika itu bukan saja dituntut sekedar menghitung, tetapi siswa juga dituntut agar lebih mampu menghadapi berbagai masalah dalam hidup ini. Masalah itu baik mengenai matematika itu sendiri maupun masalah dalam lmu lain, serta dituntut suatu disiplin ilmu yang sangat tinggi, sehingga apabila telah memahami konsep matematika secara mendasar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

[1] Herma Hudojo, Strategi Belajar Mengajar, (Malang: IKIP 1990), hal. 2.
[2] Erman Suherman. dkk. Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer,(Bandung: Jica, 2001), hal 19.
[3] Mulyono Abdurrahman, Pendidikan bagi Anak Berkesulitan Belajar, (Jakarta: Rineka Cipta, 2003), hal. 252.
[4] R. Soedjadi, Kiat Pendidikan Matematika di Indonesia, (Jakarta: Direktorat Jendral Pendidikan NAsional, 2000), hal 13-15
[5] R. Soedjadi, Kiat Pendidikan Matematika di Indonesia, (Jakarta: Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, 2000), hal. 43
[6] Departemen Pendidikan Nasional, Kurikulum 2004 Standar Kompetensi Mata Pelajaran Matematrika Sekolah Menengah Atas dan MA, (Jakarta: Depdiknas, 2003), hal. 11.
[7] R. Soedjadi, Kiat Pendiikan Matematika di Indonesia, (Jakarta: Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, 2000), hal 45.